Showing posts with label Tubuh. Show all posts
Showing posts with label Tubuh. Show all posts

Tips Berbusana untuk Pria


Beberapa dekade lalu, kata modis mungkin hanya berlaku bagi kaum hawa. Namun sejalan dengan waktu modis alias mengikuti trend juga masuk dalam kosakata pria. Saat ini, jika Anda menengok ke dalam katalog busana pria, Anda akan menemukan banyak pilihan produk, bahkan lengkap dengan aksesorisnya, mulai dari jam tangan, sabuk kulit, kaos kaki yang nyaman, dasi hingga parfum.

Banyak pilihan untuk pria jaman sekarang sebagai modal tampil trendy dan menarik, namun memilih busana dan aksesoris yang sesuai agar tampil matching tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Berikut kami suguhkan beberapa tips berbusana untuk kaum pria:

Untuk Yang Berpinggang Pendek

Pria dengan pinggang pendek sebaiknya menghindari mengenakan celana ketat dan jeans. Kombinasi busana warna pink dan celana hitam juga tak sesuai untuk bentuk tubuh Anda. Disarankan bagi tipe pria berpinggang pendek untuk memilih celana yang jahitannya beberapa senti lebih tinggi di bagian pinggang.

Untuk Pria Berpinggang Panjang

Disarankan untuk tipe tubuh ini lebih baik mengenakan jeans. Anda bisa memadukan warna-warna kontras untuk T-shirt, dan untuk menghindari pandangan orang terpusat pada kaki, Anda bisa juga memilih sabuk dengan gesper tinggi.

Untuk Pria Berpantat Tipis

Jika Anda khawatir dengan pantat tipis, Anda perlu memberi perhatian khusus pada model celana yang Anda kenakan. Celana panjang dan lurus lebih sesuai untuk bentuk tubuh Anda.

Tips berbusana yang dapat membantu:

- Celana bermodel besar membuat Anda terlihat lebih besar dari ukuran yang sebenarnya.

- Busana bercorak horizontal membantu Anda terlihat lebih besar.

- Busana bercorak vertikal membuat Anda nampak lebih tinggi dan kurus.

Mudah bukan memadukan busana untuk mendapat penampilan trendy? Selamat mencoba!


Sumber : kapanlagi

10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak


1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.


Sumber: transsurabaya

Kenali Jam Biologis Tubuh Anda


Saat pagi hari, minumlah segelas air hangat yang akan mendorong enzim-enzim yang ada dalam mulut ke dalam lambung untuk proses detoksifikasi. Tunggu 20 menit sebelum Anda mengkonsumsi sarapan atau minuman lainnya, karena bila waktu kurang dari 20 menit, manfaat yang dihasilkan kurang optimal.

Olahraga pada jam 5 pagi kurang bermanfaat karena suhu tubuh masih rendah dan otot belum panas. Berolahragalah jam 7 pagi. Pada jam ini tubuh menghasilkan hormon serotonin yang meningkatkan mood. Berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat meningkatkan produksi hormon ini.

Tubuh kita berada dalam kondisi optimal 3 jam setelah bangun tidur. Saat itu, darah sudah mengaliri tubuh dengan sempurna sehingga semua zat yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi dengan baik.

Jam Biologis Tubuh Lainnya

Saat tepat untuk perawatan kulit adalah jam 16.00 karena pada saat itu tubuh dalam suhu yang paling tinggi sehingga pori-pori terbuka dan nutrisi terserap sempurna.

Jam 17.00 tubuh dalam kondisi puncak saat menahan rasa sakit, sehingga tepat bila ingin ke dokter gigi atau di suntik.

Jam 18.00 merupakan saat yang tepat untuk berolahraga, karena kekuatan dan fleksibilitas tubuh dalm kondisi puncak. Disebabkan kandungan glikogen pada saat itu di dalam tubuh cukup banyak. Glikogen merupakan simpanan karbohidrat dalam bentuk glukosa di dalam tubuh yang berfungsi sebagai salah satu sumber energi.

Oleh karena itu, kenali jam biologis tubuh dan jaga tubuh Anda baik-baik agar tubuh Anda tetap prima.


Sumber: transsurabaya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Informasi Aktual - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger